Berita

Images
Images
  • Administrator
  • 952

Tembus 8 Besar Kejurnas Gateball, Mohamad Syafran Sebut Gateball Cabor Asyik dan Penuh Strategi

Baru mengenal cabang olahraga (cabor) gateball sejak 2019, Mohamad Syafran berhasil terus melakukan peningkatan prestasi di ajang gateball tingkat nasional.

Sebelumnya gateball merupakan olahraga modifikasi permainan croquet, dengan menggunakan stik yang digunakan untuk memukul dan mengarahkan bola agar bisa masuk ke tiga gawang (gate) dan goal-pole sebagai titik akhir.

Olahraga gateball biasa dimainkan oleh dua tim, merah dan putih. Jumlah tim terdiri dari lima orang.

Pria kelahiran Sungailiat, 29 Januari 1980 ini pun mengungkapkan keseruan bermain gateball, terkait pemahaman stategis tim sendiri atau bahkan strategi lawan. 

"Awalnya agak aneh tapi selama ikut main ternyata asik, karena disitu kita bisa menguasai lapangan dan di lapangan pun bola musuh harus kita kuasai. Poin atau keasikan itu di starteginya, harus menguasai lapangan intinya," kata Syafran, Sabtu (18/3/2023) kepada Bangkapoa.com.

Berawal dari keanehan hingga menjadi keseruan, membuat Syafran pun giat berlatih dan terpilih mewakili Provinsi  Bangka Belitung di ajang Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) 2019 lalu.

"Saat itu baru tiga bulan latihan langsung ikut Prapon, jelas saat itu liat lawan ngeri semua. Pukulannya itu mantep dan strategi mereka itu bagus," ungkapnya.

Dalam ajang nasional pertamanya tersebut, Syafran pun belum dapat menorehkan prestasi untuk  Bangka Belitung.

Namun dengan bekal Pra PON tersebut, Syafran pun giat berlatih bahkan saat bulan Ramadhan pun tak menghalanginya untuk terus meningkat kemampuannya.

 

Berita Pangkalpinang

Tembus 8 Besar Kejurnas Gateball, Mohamad Syafran Sebut Gateball Cabor Asyik dan Penuh Strategi

Sabtu, 18 Maret 2023 13:53

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

zoom-inTembus 8 Besar Kejurnas Gateball, Mohamad Syafran Sebut Gateball Cabor Asyik dan Penuh Strategi

Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy

A-A+

Atlet cabor gateball Provinsi Bangka Belitung, Mohamad Syafran. 

 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Baru mengenal cabang olahraga (cabor) gateball sejak 2019, Mohamad Syafran berhasil terus melakukan peningkatan prestasi di ajang gateball tingkat nasional. 

Sebelumnya gateball merupakan olahraga modifikasi permainan croquet, dengan menggunakan stik yang digunakan untuk memukul dan mengarahkan bola agar bisa masuk ke tiga gawang (gate) dan goal-pole sebagai titik akhir. 

Olahraga gateball biasa dimainkan oleh dua tim, merah dan putih. Jumlah tim terdiri dari lima orang.

Piala dan medali yang diraih Atlet cabor gateball Provinsi Bangka Belitung, Mohamad Syafran.
Piala dan medali yang diraih Atlet cabor gateball Provinsi Bangka Belitung, Mohamad Syafran. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Pria kelahiran Sungailiat, 29 Januari 1980 ini pun mengungkapkan keseruan bermain gateball, terkait pemahaman stategis tim sendiri atau bahkan strategi lawan. 


Home 
Lokal 
Pangkalpinang
Berita Pangkalpinang
Tembus 8 Besar Kejurnas Gateball, Mohamad Syafran Sebut Gateball Cabor Asyik dan Penuh Strategi
Sabtu, 18 Maret 2023 13:53
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati

zoom-inTembus 8 Besar Kejurnas Gateball, Mohamad Syafran Sebut Gateball Cabor Asyik dan Penuh Strategi
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
A-A+
Atlet cabor gateball Provinsi Bangka Belitung, Mohamad Syafran.

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Baru mengenal cabang olahraga (cabor) gateball sejak 2019, Mohamad Syafran berhasil terus melakukan peningkatan prestasi di ajang gateball tingkat nasional.

Sebelumnya gateball merupakan olahraga modifikasi permainan croquet, dengan menggunakan stik yang digunakan untuk memukul dan mengarahkan bola agar bisa masuk ke tiga gawang (gate) dan goal-pole sebagai titik akhir.

Olahraga gateball biasa dimainkan oleh dua tim, merah dan putih. Jumlah tim terdiri dari lima orang.

Piala dan medali yang diraih Atlet cabor gateball Provinsi Bangka Belitung, Mohamad Syafran.
Piala dan medali yang diraih Atlet cabor gateball Provinsi Bangka Belitung, Mohamad Syafran. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
Pria kelahiran Sungailiat, 29 Januari 1980 ini pun mengungkapkan keseruan bermain gateball, terkait pemahaman stategis tim sendiri atau bahkan strategi lawan.


"Awalnya agak aneh tapi selama ikut main ternyata asik, karena disitu kita bisa menguasai lapangan dan di lapangan pun bola musuh harus kita kuasai. Poin atau keasikan itu di starteginya, harus menguasai lapangan intinya," kata Syafran, Sabtu (18/3/2023) kepada Bangkapoa.com.

Berawal dari keanehan hingga menjadi keseruan, membuat Syafran pun giat berlatih dan terpilih mewakili Provinsi  Bangka Belitung di ajang Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) 2019 lalu.

"Saat itu baru tiga bulan latihan langsung ikut Prapon, jelas saat itu liat lawan ngeri semua. Pukulannya itu mantep dan strategi mereka itu bagus," ungkapnya.

Dalam ajang nasional pertamanya tersebut, Syafran pun belum dapat menorehkan prestasi untuk  Bangka Belitung.

Namun dengan bekal Pra PON tersebut, Syafran pun giat berlatih bahkan saat bulan Ramadhan pun tak menghalanginya untuk terus meningkat kemampuannya.


Di ajang keduanya yakni Pornas Kopri Mohamad Syafran pun kembali ikut bertanding, namun dalam kejuaraan yang diselenggarakan di Provinsi  Bangka Belitung lagi-lagi Syafran belum membuahkan prestasi.

"Gugup lah apalagi lawan nasional semua, tapi saat di Pornas Kopri itu permainan sudah mulai ada peningkatan bahkan kita kalah strategi aja kalau mainnya udah oke," ucapnya.

Sejumlah kejuaraan telah dilalui, akhirnya Syafran pun berhasil masuk dalam 16 besar, saat berlaga di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2021 di Tanggerang.

Tak cukup di 16 besar prestasi Syafran pun kembali pengalami peningkatan, saat mengikuti Kejurnas  Gateball 2022 di Yogjakarta. 

"2021 Kejurnas Tanggerang 16 besar, lalu Kejurnas 2022 alhamdulillah kita berhasil delapan besar dan mulai diakui oleh Provinsi lainnya," jelasnya.

Syafran yang bermain di kategori double putra atau berpasangan dengan Nuar Sani, bahkan nyaris masuk semi-final saat berhadapan dengan tim Provinsi Sulawesi Selatan kala itu.

"Waktu pertandingan ngobrol sama teman pasti memang, rupanya ada miss sedikit. Kita sudah diatas angin saat itu, tapi ya seperti itu lah  Gateball meleset sedikit bisa berbalik keadannya," kata Syafran.

Sementara itu untuk perkembangan gateball di Provinsi  Bangka Belitung, diungkapkan Syafran terus mengalami peningkatan walaupun tetap masih harus banyak melakukan pembenahan.

"Alhamdulillah untuk progree kita meningkat, walaupun jam terbang kita masih kurang. Ke depan kami akan mengadakan suatu pelatihan pengenalan gateball, kami akan mengundangnya sekolah SMP SMA untuk mencari bibit unggul selanjutnya," ungkapnya. 

Berikut daftar kejuaraan yang telah diikuti Mohamad Syafran. 
1. Kejurnas Jogjakarta 2022 kategori double putra bersama Nuar Sani.

2. Open Turnamen Piala Gubernur Jambi 2023, double putra bersama Nuar Sani.

3. Open turnamen bomaq 1  Bangka Belitung

Juara 1 double classic (Syafran /Anwar Sani)
Harapan 1 double mix (Syafran/Fika)
Juara 2 triple mix (Syafran/Fera Farlena/Anwar Sani). 
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)